advert

Adverts

5 Pelaku Spesialis Kempit Berhasil Dibekuk Reskrim Polrestabes Surabaya

http://ift.tt/2nH1xz4
Kasatreskrim Polorestabes Surabaya saat Merelease Tersangka dan Barang Bukti

Kasatreskrim Polorestabes Surabaya saat Merelease Tersangka dan Barang Bukti

Polrestabes Surabaya 23/3/2017 : Lima pelaku pencurian spesialis supermarket dan satu penadah barang curian dibekuk oleh Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya. Bahkan dua diantaranya adalah residivis dalam kasus sama dan hidup bertetangga.

Karena ulah mereka, sedikitnya sudah ada empat toko yang mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah didaerah Malang, Waru Sidoarjo, Surabaya dan Gresik. Mereka ditangkap pada Rabu (22/3/2017) atas informasi dari warga dan juga pemilik supermarket.

Para tersangkanya antara lain, Suparti (47) JI. Kapas Lor Wetan Gg. 4 Surabaya, Indrawati (46) asal Jl. Ambengan Gg. 6 Surabaya, Sumilah (46) asal Jl. Ambengan Gg. 6 Surabaya, Suwito (42) asal Jl. Kapas Madya 1E Surabaya dan M. Darwin (24) asal Jl, Ambengan Batu Gg. 6 Surabaya.

Saat beraksi pada Rabu (22/3/2017) empat tersangkanya yakni, Indrawati, Sumiati, Sumilah dan M. Darwin mempunyai rencana untuk melakukan pencurian dibeberapa Toko dengan menggunakan mobil sewaan (avanza wama putih L 1637 BT).

Para tersangka ini berangkat dari Jl. Kusuma Bangsa Surabaya untuk mencari sasaran dan berangkat ke Kito swalayan Jl. Mulyosari 87-89 Surabaya.

Setelah sampai ditujuan tiga tersangka antara lain, Indrawati, Sumilah dan Suparti masuk ke dalam swaslayan sedangkan tersangka Darwin tetap menunggu didalam mobil.

“Tiga tersangka yang berada didalam Kitto swalayan, tersebut berpura-pura menjadi pembeli dengan membeli tissu serta pasta gigi, pada saat membeli barang-barang tersangka Indrawati secara sembunyi-sembunyi mengambil barang milik swalayan yang

selanjutnya diberikan kepada Suparti”, ucap Kasat Reskrim Polestabes Surabaya AKBP Shinto Shilitonga.

Masih kata Shinto, oleh tersangka Suparti, selanjutnya barang curian itu dimasukan didalam rok bawah diantara kedua kaki selanjutnya barang dibawa keluar dan dimasukan kedalam mobil yang ditunggu oleh tersangka Darwin.

“Saat tersangka kembali kemobil dan akan pulang menuju Jl.Kusuma Bangsa Surabaya, tepat di Jl. Ambengan Anggota Tim Anti Bandit berhasil menghentikan mobil yang dipakai

para pelaku”, tambah Shinto, Kamis (23/3/2017).

Dan dari hasil penggeledahan dapat diamankan beberapa barang-barang yang dicuri komplotan ini yaitu puluhan susu berbagai merk, minyak wangi, handbody dan sampo. Kelima tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 363 KUHP untuk pencurinya dan 480 KUHP untuk penadahnya.***Ars



from SurabayaRaya http://ift.tt/2mXXIlu
via IFTTT

Kanit Binmas Polsek Gubeng Binluh di TK Tunas Remaja Bratang Binangun

http://ift.tt/2nGsfYs
AKP Khususiyah saat Memberikan Binluh

AKP Khususiyah saat Memberikan Binluh

Polrestabes Surabaya 23/3/2017 : Dalam rangka sosialisasi polsanak pada sekira pukul 07.00 wib s/d 08.00 wib Kanit Binmas  Polsek Gubeng  AKP Khususiyah dididampingi  anggota Bhabinkamtibmas Bripka  Sudjiono melaksanakan Kegiatan Polsanak/ Polisi Sahabat anak  di TK tunas remaja  jl Bratang  binangun I/64 kelurahan baratajaya,  kecamatan Gubeng Surabaya.

Kanit Binmas melaksanakan pengenalan dan menyampaikan tentang tugas  polisi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan seperti mengatur lalulintas , menolong kecelakaan , menyeberangkan orang.

Tujuan Pengenalan Rambu- rambu ini mengenalkan sejak dini untuk ditanamkan  masyarakat cinta polisi dan  tidak membenci polisi yang selama ini masih dipahami  oleh sebagaian orang bahwa polisi itu seram, menakutkan , membawa senjata untuk  menembak orang  dan pandangan jelek lainnya.

Mengenalkan bahwa Polisi bisa menjadi sahabat anak dan Sudah tidak jamannya lagi Polisi ditakuti masyarakat, kini Kepolisian telah berubah menjadi Aparat yang Humanis kepada masyarakat khususnya anak-anak dan tetap tegas kepada para pelaku kejahatan.

Anak – anak antusias  melihat kunjungan dari anggota   Polsek Gubeng Surabaya. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan dan interaksi yang dilontarkan para siswa kepada anggota. Kegiatan yang sama akan dilaksanakan untuk memberikan sosialisasi  polisi sahabat anak  sejak dini khususnya kepada para Pelajar dimulai sejak bangku taman kanak.***Ars



from SurabayaRaya http://ift.tt/2mTN5iM
via IFTTT

Diduga Gangguan Jiwa, Warga Menyangka Pelaku Penculikan

http://ift.tt/2ngiqze
kapolsek saat Menanyakan Beberapa Pertanyaan Kepada Diduga Pelaku Akan Tetapi Tidak Nyambung

kapolsek saat Menanyakan Beberapa Pertanyaan Kepada Diduga Pelaku Akan Tetapi Tidak Nyambung

Polrestabes Surabaya 23/3/2017 : Isu penculikan anak anak yang kian mereba apalagi dengan beredarnya tentang video penjualan organ tubuh anak yang dikaitkan dengan kejadian penculikan sudah membuat para orang tua resah dan ketakutan.

Sehingga timbul praduga pelaku penculikan anak yang terjadi di SDN Mojo 1 220 Jl. Mojolanggru no.24, kecamatan Gubeng, Surabaya.
Ditemukan seorang wanita yang diduga akan melakukan penculikan terhadap para siswa SDN Mojo 220.

Wanita yang diketahui bernama
Soleha umur 36 tahun warga asal Ds. Galis, kab. Bangkalan atau Jl. Kedung Cowek Surabaya, ditangkap oleh pihak guru dan sekolah pada Kamis (23/3/2017) pukul 10.30 WIB.

Kronologis penangkapan tersebut bermula dari kecurigaan para guru SDN Mojo 220.
Karena kecurigaan penuh yang di alami maka pihak sekolah melakukan penangkapan dan diserahkan ke Mapolsek Gubeng.

Awal kecurigaan hingga dilakukanya penangkapan.
Kecurigaan yang dialami pihak sekolah cukup masuk akal meski terduga pelaku penculikan belum terbukti melakukan aksinya.

Fitriani Herliendawati (40) adalah guru di kelas 2B sebagai saksi menceritakan, pada saat itu melihat Soleha masuk ke kamat mandi, keluar kamar mandi tidak melangsungnkan wudu namun langsung masuk ke mushola untuk melaksanakan sholat.
Kecurigaan awal yang timbul dari Fitriani, “tanpa wudu kok sholat”, ujarnya.

Setelah melangsungkan sholat lantas Soleha mengaji, saat mengaji itulah fitriani melihat tas plastik (kresek) didalamnya terdapat makanan atau jajanan anak anak.

Orang tua murid geram dan akan menghakimi terduga pelaku penculikan.

Dari kecurigaan yang besar tersebut Fitriani memberi tahu ke beberapa guru, kemudian beberapa guru dan pihak sekolah sepakat melakukan pemeriksaan.
Selama di lontarkan pertanyaan Soleha menjawab dengan jawaban yang berbeda beda sehingga terkesan menutup diri.

“Kita tanya dia jawabanya berbeda dengan jawaban awal, dan tidak mengaku namanya siapa? Juga alasan masuk ke sekolah untuk sholat padahal belum waktunya sholat Dhuhur,” tambah Fitriani.

Anggota Polsek Gubeng melakukan penangkapan dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku penculikan anak
dengan keterangan tertutup dari Soleha maka pihak Reskrim Polsek Gubeng melakukan penangkapan untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif di Mapolsek Gubeng.

Proses penangkapan kepada Soleha, para warga setempat dan orang tua murid geram dan akan melakukan tindakan anarkis, namun beruntung pihak Kepolisian berhasil meredam amarah para orang tua murid.
Selama proses pemeriksaan.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng AKP I Made Wasa memberikan keterangan, Pelaku masih kita periksa, dari beberapa saksi pihak sekolah sudah kita pangil, dan sementara tertuduh yaitu Soleha belum bisa kita jerat hukuman karena tidak ada bukti,” ujar I Made Wasa.

Pengembangan kasus Soleha yang diduga sebagai pelaku penculikan anak tidak bisa di tetapkan terhadap pasal terkait dengan penculikan dan penganiayaan terhadap anak anak, dari dugaan sementara Soleha mengalami ganguan jiwa.
“Bila kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan ternyata Soleha mempunyai ganguan jiwa maka akan kita serahkan ke Dinas Sosial atau Rumah Sakit Jiwa,” tutup I Made Wasa.***Ars



from SurabayaRaya http://ift.tt/2naIzOm
via IFTTT

Pembukaan Turnamen Bola Bollyng di Kazza City Kapas Krampung

http://ift.tt/2mXNod5
Ibu- bu Bhyangkari saat Pembukaan Turnamen Bola Bollyng

Ibu- bu Bhyangkari saat Pembukaan Turnamen Bola Bollyng

Polrestabes Surabaya 23/3/2017 : Dalam rangka Jelang HUT Kemala Bhayangkari ke- 37 sekitar pukul 10.15 wib di Kazza City Kapas Krampung telah dilaksanakan Turnamen Bollyng.

Sebagai simbolis pembukaan bola pertama dilaksanakan oleh ibu Kapolda Jatim. Pada kesempatan ini Kapolsek Simokerto Polrestabes Surabaya Kompol Muhamad Harris SH, SIk, MIk memerintahkan anggotanya untuk melaksanakan pengamanan giat tersebut.

Kapolsek juga membagi tugas anggota Lalu Lintas 902 Aipda Anang R dan Aipda Firman Jamil melaksanakan Pam jalur dibawah kendali Simokerto 91 Aipda Hari P dan anggota Shabara 822 Aiptu Darmaji dan Aiptu Sujono melaksanakan pengamanan tempat parkir para Undangan.

Peserta turnamen diikuti oleh Ibu – Ibu Kapolres Jajaran dan para pejabat dilingkungan Polda Jatim. Acara berjalan dengan lancar dan hingga acara tersebut selesai suasana tetap dalam keadaan aman dan lancar.” pungkas Kompol Harris.***Ars



from SurabayaRaya http://ift.tt/2nr182U
via IFTTT

Kolaborasi Satbinmas Polrestabes Surabaya dan Bhabinkamtibmas Polsek Wiyung

http://ift.tt/2nUZpkw
Aiptu Yulis Setikah saat Memberikan Penyuluhan

Aiptu Yulis Setikah Anggota Sat Binmas saat Memberikan Penyuluhan

Polrestabes Surabaya 23/3/2017 : Berkolaborasi dengan Sat Binmas Polrestabes Surabaya, unit Bimmas Polsek Wiyung melaksanakan binluh di SD Negeri 1 Wiyung Surabaya dan diterima oleh kepala sekolah SD Negeri 1 wiyung Surabaya bapak Tubus yang sangat mengapresiasi atas terlaksananya Giat binluh bagi anak didiknya tersebut.

Dengan nara sumber dari SAT Binmas Polrestabes Surabaya AIPTU Yulis Setikah, didampingi Kanit Binmas Polsek Wiyung AKP Agus Darmanto, menyampaikan tema tertib berlalu lintas dan bahaya penyalagunaan Narkoba.

Materi disampaikan dengan bahasan yang mudah dimengerti oleh anak – anak dan diselingi dengan cerita – cerita lucu sehingga menarik perhatian murid murid Sekolah Dasar tersebut, Tiba saat sesi tanya jawab dengan antusias beberapa anak mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang berhubungan tugas – tugas Polisi dan d juga yang menyampikan keinginannya jika kelak besar nanti ingin menjadi seorang Polisi.

Para Siswa sedang Mendengarkan Pengarahan

Para Siswa sedang Mendengarkan Pengarahan

Terlihat keakraban terjalin dalam acara tersebut dan para murid SD tersebut sangat senang dengan kedatangan petugas Polisi di sekolahnya.

Pada kesempatan itu, tidak lupa AKP Agus Darmanto juga mengingatkan kepada Kepala sekolah dan para guru untuk meningkatkan keamanan di sekolah , mengantisipasi isue – isue penculikkan yang beredar di media sosial dan segera melapor atau menghubungi Polsek Wiyung apabila ada hal – hal atau orang – orang yang tidak dikenal atau yang mencurigakan terlihat disekitar sekolah.

Juga dihimbau untuk tidak main hakim sendiri, diakhir acara untuk menjalin silaturahmi diserahkan cideramata kepada beberapa siswa SD Negeri 1 Wiyung Surabaya tersebut.***Ars



from SurabayaRaya http://ift.tt/2nUS44o
via IFTTT

Bhabinkamtibmas Kelurahan Wiyung Mengikuti Penyuluhan Pencegahan Kebakaran

http://ift.tt/2mXtr5Z
Dinas Kebakaran saat Memberikan Penyuluhan

Dinas Kebakaran saat Memberikan Penyuluhan

Polrestabes Surabaya 23/3/2017 : Bhabinkamtibmas Kelurahan Wiyung Bripka Heru Susanto bersama Babinsa Serma Sugeng Hariyono mengikuti Penyuluhan Pencegahan Kebakaran di Wilayah Surabaya, Yang dilaksanakan di Pendopo Kantor Kecamatan Wiyung dan di ikuti Karangtaruna serta Perwakilan dari RT dan RW Se kecamatan Wiyung.

Penyuluhan yang disampaikan oleh Dinas Kebakaran Kota Surabaya, menampilkan Narasumber Bpk.Purwo Nugroho dari Dinas Kebakaran Kota Surabaya, memberikan petunjuk dan cara – cara pencegahan terjadinya kebakaran di rumah atau lingkungan tempat tinggal warga serta cara tindakan awal yang harus diambil apabila terjadi kebakaran.

Peserta Penyuluhan Bahaya Kebakaran

Bahbinkamtibmas beserta Peserta Penyuluhan Bahaya Kebakaran

Dihimbau kepada peserta penyuluhan untuk peduli terhadap hal – hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran , misalnya membuang puntung rokok yang masih menyala disembarang tempat, penempatan kabel – kabel listrik yang berserakan dirumah harus dirapikan, penggunaan Tabung Elpiji di rumah tangga harus mengetahaui cara – cara pemasangan maupun penempatan tabung secara aman.” Jelas Bripka Heru.***Ars



from SurabayaRaya http://ift.tt/2mXCDYf
via IFTTT

Kapolsek Wiyung Blusukan di Perkampungan

http://ift.tt/2nfIN8v

 

Kapolsek Wiyung saat Melaksanakan Patroli Bersepeda

Kapolsek Wiyung saat Melaksanakan Patroli Bersepeda

Polrestabes Surabaya 23/3/2017 : Kapolsek Wiyung Kompol Hariyono, SH melaksanakan Patroli bersepeda bersama Kanit Lantas AKP Khonis Umbariyanto,  Kanit Sabhara IPTU Moch Saleh Patama serta beberapa anggota unit Sabhara Polsek Wiyung.

Patroli tersebut menyusuri perkampungan dan pemukiman warga, sesekali Kapolsek berhenti dan menyapa warga untuk berdialog secara langsung sambil menyampaikan pesan Kambtibamas serta mengajak warga untuk tetap menjalin kepedulian dan meningkatkan kewaspadaan guna menjaga keamanan lingkungannya yang kondusif.

Foto Bersama Warga Pada Saat Melaksanakan Patroli

Foto Bersama Warga Pada Saat Melaksanakan Patroli

Kompol Hariyono juga menyampaikan kepada warga untuk tidak sungkan, takut atau malu menghubungi maupun melapor ke Polsek Wiyung apabila ada permasalahan warga yang terjadi lingkungannya.

Sehingga permasalahan yang terjadi bisa sedini mungkin dicarikan jalan keluar atau solusinya, supaya tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar dan menyampaikan terima kasih kepada warga Wiyung atas partisipasi dan kerjasama yang telah terjalin selama ini sehingga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Wiyung sampai saat ini dalam keadan kondusif.***Ars



from SurabayaRaya http://ift.tt/2mTgVE5
via IFTTT